Terimakasih anda telah mengunjungi situs : PIG HOUSE 360. Kami mohon maaf,karna situs ini masih dalam perbaikan

Trik Agar Mozilla Lebih Cepat Kinerjanya

>> 28 Jan 2010

Trik Agar Mozilla Lebih Cepat

Browser Mozilla merupkan web browser yang paling cepat dari segi search engine.
Banyak fitur yang dimiliki oleh browser yang satu ini. Secara default browser ini
sudah sangat kenceng. Agar memiliki kecepatan yang lebih lagi Mozilla ini dapat
kita ubah dari segi configurasinya. Untuk masuk dalam konfigurasi Mozilla kita
dapat mengetikan dalam address bar yaitu dengan kata
"about:config". Tanda petik tidak berlaku, itu cuma biar lebih gampang. Setelah
masuk dalam konfigurasi Mozilla apa yang selanjutnya kita lakukan ? mungkin bagi
para pemula pengguna Mozila sangat bingung. Ini ada beberapa trik agar Mozilla anda
bekerja lebih cepat. Langkah awal yaitu :

nglayout.initialpaint.delay

* Description: time to wait before an initial reflow attempt during page rendering

* Type: integer

* Unit: milliseconds

* Default: 250

* Recommendation: keep in synch with content.notify.interval


content.notify.ontimer

* Description: enable timer-based reflows during page rendering (?)

* Type: boolean

* Default: true
* Recommendation: leave on default

content.notify.interval

* Description: time steps for the initial reflows defined by content.notify.backoffcount

* Type: integer

* Unit: milliseconds * 1000 (?)

* Default: 120000



content.switch.threshold

* Description:

* Type: integer

* Unit: milliseconds * 1000

* Default: 750000

* Additional Info: nsHTMLContentSink.cpp

* Recommendation: keep in synch with nglayout.initialpaint.delay and content.notify.interval


content.maxtextrun

* Description: (?)

* Type: integer

* Unit: kilobytes (?)

* Default: 8191

* Additional Info: nsHTMLContentSink.cpp, Bug 77540

* Recommendation: leave on default.

content.interrupt.parsing

* Description: enable interruption of parsing to return to the application's event loop from time to time (?)

* Type: boolean

* Default: true

* Recommendation: leave on default.

content.max.tokenizing.time

* Description: time after which parsing is interrupted to return to the application's event loop (?)

* Type: integer

* Unit: milliseconds * 1000 (?)

* Default: 3 * content.notify.interval

* Example: 2250000

* Additional Info: nsHTMLContentSink.cpp, Bug 76722

* Recommendation: leave on default. Lowering this might make Firefox more responsive during loading of large pages, but might also raise total page load times. If you change this, make it a multiple of content.notify.interval.



network.http.max-persistent-connections-per-server

* Description: maximum number of persistent (keep-alive) connections per server.

* Type: integer

* Default: 2 (as per recommendation in HTTP/1.1 specification)

* Recommendation: none



network.http.max-persistent-connections-per-proxy

* Description: maximum number of persistent (keep-alive) proxy connections.

* Type: integer

* Default: 4 (as per recommendation in HTTP/1.1 specification)

* Recommendation: none



network.http.max-connections-per-server

* Description: maximum number of HTTP connections of any type to a single server.

* Type: integer

* Default: 8

* Recommendation: none

network.http.pipelining

* Description: enable pipelining for non-proxy connections.

* Type: boolean

* Default: false

* Additional Info: might still lead to problems with servers that don't support pipelining correctly and that are not on the internal blacklist.

* Recommendation: true


network.http.proxy.pipelining

* Description: enable pipelining over a proxy.

* Type: boolean

* Default: false

* Additional Info: see network.http.pipelining.

* Recommendation: true


network.http.pipelining.maxrequests

* Description: maximum number of consecutive requests in one pipeline.

* Type: integer

* Limit: 8

* Default: 4

* Additional Info: nsHTTP.h. Optimal value depends on connection bandwidth/latency.

* Recommendation: 8. While it doesn't hurt to set it to 100 like in other tweak examples, it will have no effect whatsoever because of the mentioned limit.


network.http.pipelining.firstrequest

* Description: enable pipelining on first request to a server.

* Type: boolean

* Default: false

* Additional Info: since it doesn't seem to get picked up anywhere in the source, this preference doesn't seem to be used. First requests are obviously never pipelined.

* Recommendation: do not use this preference. While it probably doesn't hurt, it will have no effect either.


browser.cache.memory.capacity

* Description: amount of memory assigned to memory cache.

* Type: integer

* Unit: kilobytes

* Default: 4096 in older builds, dynamically assigned depending on total amount of memory in newer builds (?).

* Recommendation: set this to a high fixed value if you have enough RAM to noticeably improve back/forward button performance while going many steps back/forward (?)


browser.cache.disk.capacity

* Description: amount of disk space assigned to disk cache.

* Type: integer

* Unit: kilobytes

* Default: 50000

* Recommendation: none


browser.cache.disk_cache_ssl

* Description: switch to enable caching of objects served over a secure connection (SSL).

* Type: boolean

* Default: false

* Recommendation: true on systems where it is secure to cache these objects.


browser.cache.disk.parent_directory

* Description: path to parent directory of Firefox' disk cache.

* Type: string

* Default: profile folder

* Additional Info: use double backslashes as path separators in Windows. Not existing directories will be created if they don't exist.

* Example: E:\\Folder1\\Folder2

* Recommendation: none


browser.xul.error_pages.enabled

* Description: use an error page instead of a modal dialog when a connection error occurs.

* Type: boolean

* Default: false

* Additional Info: Bug 28586. This is not enabled by default because the implementation lacks some functionality.

* Recommendation: true (in combination with Show Failed URL)

Jika semua sudah dimasukkan, mungkin anda perlu mencoba yang satu ini

browser.turbo.enabled
tipe: boolean = true

Selain itu Mozilla juga memiliki ekstensi yang dapat ditambahkan dengan :
copi fasterfox.xpi ke dalam ekstensi mozilla yaitu dalam folder ekstensi program mozilla di instal. Selain itu anda juga dapat menambahkan add muncher yang membantu dalam loading we pagenya. Semoga trik ini dapat membantu anda semua.

Read more...

Membuat Kinerja Windows Xp Lebih Cepat

Membuat Kinerja Windows Xp Lebih Cepat

Dalam membuat windows xp dapat bekerja lebih cepat, yaitu dengan menghentikan service yang tidak
terpakai pada saat proses startup. Sebenarnya banyak service yang penting bagi windows xp untuk
mengoperasikannya dengan tepat. Akan tetapi, banyak dari service windows xp yang tidak anda
gunakan sama sekali. Untuk itu anda dapat memilih service apa saja yang dipakai dan yang tidak
dipakai. Lebih sedikit service yang digunakan maka windows akan lebih cepat melakukan proses booting.


Berikut ini adalah nama-nama service juga deskripsinya agar anda dapat memilih service mana yang
diperlukan dan service mana yang tidak diperlukan oleh anda :

* Automatic Update: Service ini memperbolehkan Windows XP untuk melakukan pengecekan update
secara otomatis melalui website resmi microsoft. Jika anda tidak menginginkan service Automatic
Update maka anda dapat mematikannya. Jika anda ingin melakukan update maka dapat dilakukan secara manual.
* Computer Browser: Jika komputer anda tidak terkoneksi dalam sebuah jaringan, maka service
ini tidak dibutuhkan. Jika anda terhubung dalam sebuah jaringan/network, biarkan service
ini seperti apa adanya.
* DHCP Client: Jika komputer anda tidak terkoneksi dalam sebuah jaringan, maka service ini
tidak dibutuhkan. Jika anda terhubung dalam sebuah jaringan kecil, brio dapat meningkatkan
proses booting dengan memasukan manual no IP Addres.
* DNS Client: Jika komputer anda tidak terkoneksi dalam sebuah jaringan, maka service ini tidak
dibutuhkan. Jika anda terhubung dalam sebuah jaringan/network, biarkan service ini seperti apa adanya.
* Error Reporting and Event Log: anda boleh tidak menggunakan service ini, tetapi service ini
sangat membantu. Jadi saya akan mengaturnya secara otomatis (automatic).
* Fax: Jika komputer anda tidak menggunakan service fax, maka service ini dapat dimatikan.
* Help and Suppoer: Jika anda tidak pernah menggunakan Help and Support Center Windows Xp
(dapat ditemukan di menu Start), maka anda dapat mematikannya.
* IMAPI CD-Burning COM: Service ini memperbolehkan anda untuk membakar data kedalam CD (Burning CD),
jadi jika anda tidak menggunakan ROM CDRW, DVDRW, atau DVD Combo, maka anda dapat mennonaktifkannya.
* Indexing Service: Komputer anda menyimpan index file tetapi jika anda jarang mencari-cari file,
service ini hanya akan memberatkan. anda dapat menonaktifkan service ini dan merubahnya menjadi manual.
* Windows Firewall/Internet Connection Sharing: Jika anda tidak menggunakan fasilitas ini maka brio dapat
menonaktifkannya.
* Infrared Monitor: Jika brio tidak menggunakan perangkat inframerah, brio dapat menonaktifkannya.
* Messenger: Service ini mengirim pesan peringatan ke dalam jaringan lokal (local area network) service
ini tidak sama dengan Windows Messeger. Jika anda tidak tehubung dalam sebuah jaringan maka anda dapat
menonaktifkannya.
* Print Spooiler: Jika komputer anda tidak memiliki printer, maka service ini dapat dinonaktifkan. Jika
anda punya printer dan memasangnya di komputer, maka setting nilainya menjadi aitomatic.
* Remote Registry: Service ini memperbolehkan anda untuk meremote pengguna untuk memodifikasi registry
di komputer anda. Jika anda tidak terhubung kedalam sebuah jaringan atau network, brio dapat menonaktifkannya.
* System Restore Service: Service ini memperbolehkan anda untuk menggunakan System Restore.
Jika System Restore masih belum di nonaktifkan maka lebih baik brio menon aktifkannya.
* Themes: Jika tidak menggunakan fasilitas theme atau tema, anda dapat menonaktifkannya.
* Windows Image Acquisition: Jika anda tidak menggunakan scanner atau kamera digital, maka service ini dapat di nonaktifkan.
* Wireless Zero Configuration: Jika anda tidak menggunakan jaringan wireless atau Wireless
Networking, maka nonaktifkan service ini.


Untuk membuka menu service : Buka Control Panel -> Administrative Tools -> Services atau bisa
juga Pilih Start -> Run -> ketik Srvices.smc

Perhatian : waspadalah ketika melakukan penghentian service-service windows xp. Jika anda tidak
tahu atau tidak yakin dalam melakukan penghentian service windows xp yang anda pilih, maka biarkanlah
service tersebut tetap jalan. Karena ada beberapa service yang kritis bagi sistem operasi windows xp.

Mungkin anda punya cara lain untuk meningkatkan kecepatan proses kinerja sistem operasi windows xp. anda bisa share disini

Read more...

Membuat Anti Virus AutoRun Dari Flash Disk

Jengkel dengan Virus yang otomatis menginfeksi Flash Disk Anda saat Anda colokkan USB Flash Disk Anda ke port komputer yang terinfeksi virus?
Bagaimana tidak kita akali saja dengan Membuat Anti Virus AutoRun dari USB Removable Drive semacam Flash Disk?
Seringkali Virus akan membuat file “autorun.inf” yang ber-attribute file hidden dan system (dan/atau bisa juga termasuk file virus/trojan - server) begitu Anda memasangkan Flask Disk yang dijadikan target penginfeksian virus ataupun target pengintipan aktivitas user atau pencurian data user dengan Trojan.
file autorun.inf inilah command atau pemicu tereksekusinya file induk dan library virus/trojan yang sudah bersarang di komputer lokal atau jaringan tempat Flash Disk Anda berinteraksi dan berhubungan langsung.

Bila Anda pengguna OS Windows, seperti kita ketahui, Versi Windows sebelum generasi Windows Vista (termasuk Windows Windows XP), secara default tidak mengijinkan proses “AutoRun” executable files dari media USB Removable Drives seperti External Hardisk ataupun Flash Drive/Flash Disk (kecuali dari media cakram digital) yang kemungkinan besar ditujukan untuk kepentingan keamanan. Windows hanya mengijinkan proses “AutoPlay” media saja seperti AutoPlay Movie/Music dari DVD atau command seperti Open/View file melalui windows explorernya.
Untungnya (dari faktor kemudahan) sekaligus sayangnya (dari faktor keamanan), Windows Vista secara default telah memperkenankan proses “AutoRun” dilangsungkan dengan dafault opsi yang bisa Anda pilih secara permanen.

Lalu bagaimana mengakali Windows XP agar bisa mengijinkan proses “AutoRun” executable files dari removable drives seperti External Hardisk maupun Flash Disk?
Di bawah ini Penulis sampaikan teknis pembuatan AutoRun AntiVirus pada Flash Disk.

LANGKAH I - Download ANtiVirus yang bersifat Portable
Kenapa harus Portable? Karena tujuan dari pembuatan AutoRun File dari Flash juga bersifat portable, jadi program rujukan, dalam hal ini Anti Virus, bisa dijalankan langsung dari Flash Drive tanpa diperlukan instalasi.
Anda bisa menggunakan ANSAV (Ansav.exe - jangan ANSAV Security Guard) atau PCMAV (PCMAV-CLN.EXE - Jangan PCMAV-RTP.EXE)
Masukkan file Anti Virus Portable (plus file library pendukungnya - bila ada) tersebut ke dalam Flash Disk Anda. Dalam contoh kali ini, untuk mempermudah, letakkan saja di Root Flash Disk Anda tanpa perlu Anda masukkan ke dalam folder.

LANGKAH II - Pembuatan AutoRun Dari Flash Disk
Ada 2 (dua) opsi yang bisa Anda pilih:

1. Menggunakan bantuan software orang lain, atau
2. Menggunakan bantuan tangan Anda sendiri

1. Menggunakan bantuan software orang lain
Nomor ini tidak akan menjadi bahan pembicaraan inti pada Artikel ini.
Namun bila Anda menghendaki, Penulis merekomendasikan Anda untuk menggunakan aplikasi bernama APO USB AutoRun yang sangat bagus dan berkualitas, berfungsi dengan baik pada Windows XP SP2, berukuran file kecil, dan gratis lagi.
APO AutoRun USB akan membuat service bernama autorunusb.exe yang berjalan di background sebagai detektor yang bertugas memindai file autorun.inf pada root removable drive dan mendeteksi semua executable files pada media removable drive serta akan mencocokkan executable files tersebut dengan file name dan path file yang dirujuk oleh file autorun.inf tersebut.
Yang penulis heran dari software ini, APO tetap akan melakukan scan pada seluruh executable files yang ada pada media removable drives.
Namun, walau efeknya sedikit memperlambat kinerja komputer, proses scanning tersebut Penulis cermati dan rasakan sangat bermanfaat juga untuk memindai keberadaan Virus pada Removable Drives yang belum sempat terdeteksi oleh AntiVirus yang aktif di komputer. Begitu proses scanning menemukan suatu executable files atau script yang dianggap sebagai malware oleh AntiVirus tersebut, maka akan memicu (trigger) notifikasi dari AntiVirus bahwa telah ditemukan threat (virus).
Sayangnya APO AutoRun USB harus Anda install dulu sebelum Anda bisa mengaplikasikan AutoRun dari flash disk. Untungnya APO AutoRun USB juga telah menyertakan instalasi untuk keperluan portable plus autorun.inf builder.

2. Menggunakan bantuan tangan Anda sendiri
Teknik yang bisa Anda lakukan adalah pertama-tama dengan sedikit mengubah struktur HEX pada Windows Registry.

Bila sebelumnya atau secara default Windows tidak mengijinkan proses “AutoRun” dari USB Flash Disk, maka Registry-nya seperti ini:

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
“NoDriveTypeAutoRun”=dword:00000095

Agar Windows bisa mengijinkan proses “AutoRun” dari USB Flash Disk, maka ubah Registrynya menjadi:

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
“NoDriveTypeAutoRun”=dword:00000091

Anda bisa mengCopy Registry Lines tersebut, lalu Anda simpan sebagai (misal): “AutoRun_Removable_Media_Enable.reg” untuk Anda Klik kanan dan Merge (gabungkan) dengan Windows Registry Database.

Setelah Anda berhasil memasukkan Registry Entry Files ke dalam Windows Registry Database, maka pekerjaan Anda yang terakhir adalah membuat file “autorun.inf” yang berfungsi sebagai Command dengan rujukan ke File Anti Virus yang telah Anda download dan masukkan ke dalam Flash Disk Anda (pada Langkah I)
Dalam contoh ini, Penulis menggunakan PC Media Anti Virus PCMAV-CLN.EXE yang filenamenya telah Penulis ubah menjadi PCM4V-CL34N32.EXE guna menghindari pendeteksian Virus yang dimungkinkan akan memblokir PCMAV-CLN.EXE.
Maka file “autorun.inf” PCMAV menjadi seperti ini:

PC Media Anti Virus
[AutoRun]
open=PCM4V-CL34N32.EXE
icon=PCMAV.ICO
shellexecute=PCM4V-CL34N32.EXE
shell\Scan Virus\command=PCM4V-CL34N32.EXE
shell=Scan Virus

Salin baris-baris INF tersebut, dan simpan sebagai .INF file dengan nama “autorun.inf” (tanpa tanda kutip), kemudian letakkan file “autorun.inf” tersebut pada Root Flash Disk Anda.

KETERANGAN

* Untuk file ICON dari PCMAV, Penulis extract dari file PCMAV-CLN.EXE, yang mana ICON file tersebut juga ditempatkan pada Root Flash Disk. Anda bisa menghilangkan/menghapus baris “icon=PCMAV.ICO” yang digunakan untuk memunculkan ICON File PCMAV sebagai Icon penanda Flash Disk seperti pada screenshot di atas. Baris rujukan ICON ini tidak mempengaruhi proses AutoRun. Namun bila Anda menginginkan PCMAV ICON tersebut, Anda bisa mendownloadnya dengan klik link ini.
* Baris-baris INF tersebut bisa Anda modifikasi sesuai selera tulisan Anda, yang penting path file Anda tidak salah; file tujuan Anda rujuk secara relatif.
* Jangan Lupa, untuk menghindari terhapusnya file dengan begitu mudahnya, sebaiknya sembunyikan saja File Anti Virus berserta library file pendukungnya (bila ada) maupun file “autorun.inf”nya dengan mengeset File Attributnya dengan “hidden” dan bila perlu “system”. Satu rekomendasikan lagi, alangkah baiknya, semua File tersebut Set File Attributenya menjadi “Read Only” agar, secara sederhana, tidak bisa termodifikasi.

Untuk keperluan setting modifikasi File Attribute terbut Anda bisa melakukannya dengan Select All files yang akan disembunyikan, lalu klik kanan file-file tersebut, pilik dan klik “properties”, dan beri tanda centang pada check box “hidden. Sedang untuk set menjadi “system”, Anda bisa menggunakan Windows ATTRIB.EXE di lingkungan kerja DOS atau Anda bisa juga menggunakan Attribute Changer yang berlingkungan kerja GUI. Q = Lho, katanya ga pake tool ya? A = untuk mudahnya, gunakan Attribute Changer bila ATTRIB.EXE dirusak/dihapus Virus/Admin dan Anda malas untuk extract dari Windows CAB.

Dibaca : 7858 kali
rekomendasi :

1. Flash Disk Kena Virus … Kuno Dech ..!!
2. Membuat USB Flash Disk bisa Booting
3. Mencegah virus aktif dari autorun.inf dengan USB Firewall
4. Proteksi USB dari Pencurian data dan Virus dengan Flashdisk Lock 1.6
5. USB Virus Scan: Proteksi USB Dari Virus & Spyware

Read more...

Software Anti Virus Buat Flashdisk

Aplikasi ini digunakan untuk memproteksi flashdisk anda dari serangan virus yang membabi buta dan buta aksara, so coba aplikasi ini buat mengamankan data dalam flashdisk anda, jangan sampai kena bermacam-macam virus. tenang ada langkah-langkahnya kok, santai saja..

Langkah-langkahnya :


1. Download dulu protecusb.rar di sini
2. Exstrak protecusb di komputer anda.
3. Lalu copykan file copy file UsbWriteProtect.exe , folder languange & UsbWriteProtect.ini kedalam flash disk anda, Jalankan programnya di flashdisk anda.
4. Klik USB Write Protection ON (untuk memprotek flash disk anda).
5. Klik USB Write Protection OFF (untuk membuka protek flash disk anda)
6. Setelah anda klik ON / OFF anda keluarkan dulu flashdisk anda dari pc lalu anda anda masukkan lagi ke PC dan software otomatis akan langsung bekerja. Semoga software ini berguna untuk anda semua.
protecusb

sumber informasi : http://www.fox-off.com/

Read more...

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP